Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengendalian piutang usaha dalam upaya meningkatkan working capital pada PT ABS. Strategi yang seringkali dilakukan perusahaan di industri manufaktur yaitu melakukan penjualan secara kredit. Penjualan kredit menimbulkan piutang usaha. Piutang tak tertagih akan berpengaruh terhadap tingkat working capital perusahaan, dalam hal ini ukuran Working capital turnover menunjukkan hubungan antara modal kerja dengan penjualan. Selain itu, ukuran Working Capital Turnover juga menunjukkan kuantitas penjualan yang dapat diperoleh perusahaan untuk tiap rupiah modal kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Adapun metoda analisis yang digunakan metode deskriptif, yaitu metode yang menggambarkan atau menganalisis suatu hasil penelitian tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang lebih luas. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidakefektifan dalam pengendalian piutang usaha akibat lingkungan pengendalian dan pengawasan yang tidak baik. Selain itu, working capital turnover mengalami tren penurunan setiap tahunnya. Hal tersebut disebabkan karena perusahaan belum memiliki 1) sumber daya manusia yang kompeten di bidang piutang, 2) kebijakan penjualan kredit yang lemah, dan 3) tidak memberikan asuransi dan insentif bagi karyawan bagian penagihan. PT ABS direkomendasikan untuk membentuk audit internal, meningkatkan keaktifan dalam penagihan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan memperbaiki kebijakan penjualan kredit dengan memperhatikan aspek capital, character, capacity, collateral, dan capability.

Keywords

Pengendalian Piutang Usaha Working Capital

Article Details

Share |