Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Melalui Program Kelompok Wanita Tani (Participatory Action Research: Peningkatan Sikap dan Pengetahuan) di Kelurahan Banmati

Authors

  • Sutriyono Sutriyono STIE Wijaya Mulya
  • Ahmad Husin STIE Wijaya Mulya
  • Elida Zia'ul Huda STIE Wijaya Mulya

DOI:

https://doi.org/10.56456/rs00cz02

Keywords:

Pemberdayaan Perempuan, Kelompok Wanita Tani, Kesejahteraan Keluarga, Participatory Action Research

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kelurahan Banmati. Metode penelitian yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui pelatihan, penyuluhan, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) yang melibatkan anggota KWT. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada sikap dan pengetahuan anggota KWT setelah mengikuti program. Sebelum intervensi, sebagian besar anggota berada pada kategori rendah dalam hal pengetahuan dan sikap terhadap pemanfaatan lahan pekarangan serta pengelolaan usaha tani keluarga. Setelah pelaksanaan program, terjadi perubahan positif pada kemampuan anggota dalam mengelola usaha tani, kepercayaan diri, dan partisipasi aktif dalam kelompok. Hasil peningkatan juga ditunjukkan dari hasil penghitungan kuesioner yang disebarkan. Adanya peningkatan sikap dan pengetahuan dari sebelum adanya kegiatan diskusi kelompok (FGD) hingga setelah diadakannya kegiatan diskusi kelompok. Didapatkan nilai rata-rata parameter sikap yang mana masuk dalam klasifikasi rendah, kemudian hasil nilai rata-rata parameter pengetahuan yang mana juga masuk dalam klasifikasi rendah. Selanjutnya nilai rata-rata parameter sikap masuk dalam klasifikasi tinggi. Selanjutnya, hasil nilai rata-rata parameter pengetahuan menunjukkan klasifikasi tinggi. Selain dari data diatas, program ini memperkuat solidaritas dan motivasi anggota untuk terus berinovasi demi meningkatkan kesejahteraan keluarga. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan pada cakupan wilayah dan jumlah responden yang terbatas. Disarankan agar program pemberdayaan KWT diperluas ke wilayah lain dengan pendampingan berkelanjutan dan penguatan akses pasar. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan program serupa dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga petani.

References

Adi, I. R. (2013). Tahapan pemberdayaan masyarakat.

Afandi, A. (2020). Metode PAR dalam pemberdayaan. Repositori PKN STAN.

Andriani, S. (2021). Pemberdayaan perempuan berbasis keterampilan. Repositori STIE-MCE.

Cook, S. , & M. S. (1997). Teori ACTORS dalam pemberdayaan masyarakat.

Dini, H. F. (2018). Analisis tingkat kesejahteraan keluarga petani jagung di Desa Patokpicis Kecamatan Wajak.

Handayani, M. , & M. M. (2024). Lestari dalam tradisi: Menyelami aksi perempuan Kulon Progo merawat alam dan pangan dengan bertani.

Husain, W. , K. M. A. , & B. (2020). Pemberdayaan kelompok wanita tani melalui participatory rural appraisal (PRA) di Kelurahan Battang Kota Palopo. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 376–385.

Kabeer, N. (1999). Dimensi pemberdayaan perempuan.

KOMPAS.TV. (2024). Kelompok wanita tani di Banda Aceh sukses ubah lahan pekarangan jadi kebun sayur produktif. KOMPAS.TV.

Kusuma, A. T. , R. M. F. , & S. D. (2024). Peran kelompok wanita tani (KWT) dalam pemberdayaan wanita di Desa Palimanan Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram, 5(2).

Mustamin, S. , P. A. , & A. M. (2022). Peran perempuan dalam meningkatkan perekonomian rumah tangga di Kelurahan Tuminting. SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies, 2(2).

Pratiwi, S. , & S. M. (2020). Pemberdayaan kelompok wanita tani melalui pemanfaatan lahan pekarangan menuju rumah pangan lestari. Jurnal Agribisnis. Jurnal Agribisnis, 8(2), 120–135.

Rachmawati, P. , & F. H. R. (2022). Pemanfaatan lahan pekarangan bersama kelompok wanita tani (KWT) di Dukuh Sanggar Boyolali. Prosiding Webinar Abdimas, 5, 78–85.

Ramadhanty, A. S., & Anshori, Moh. (2024). Peran Kelompok Wanita Tani dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga di Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Simokerto Kota Surabaya. El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Volume 4, Nomor 5. https://doi.org/10.47467/elmujtama.v4i5.5443

Rasikhah. (2023). Kesejahteraan keluarga petani pada single earner family. Kompasiana.

Sari, D. P. , & N. A. (2023). Keberlanjutan program pekarangan pangan lestari anggota kelompok wanita tani (KWT). Jurnal Sosial Dan Pertanian, 12(2), 78–89.

Wadworth, Y. (2013). Participatory action research.

Wahyuni, S. , & A. A. (2023). Peran perempuan terhadap pemanfaatan lahan pekarangan Desa Sabura. SIPISSANGNGI. SIPISSANGNGI, 5(1), 45–52.

Wrihatnolo, & D. (2007). Tahapan pemberdayaan.

Yulistiani, A. , A. K. , & Y. H. (2022). Evaluasi kegiatan penyuluhan pertanian studi kasus KWT Dahlia, Kecamatan Gedong Tataan. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 6(1), 165–170.

Downloads

Published

2025-06-25

Issue

Section

Articles